Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi
Bagaimana sih caranya membangun hotspot area sederhana ?
Banyak sekali pertanyaan yang muncul baik di milis-milis maupun forum forum di internet.
Sebenarnya saat ini sangat mudah membangun sebuah hotspot sederhana, baik digunakan di rumah, di kantor, di sekolah, di kampus, di cafe, di mall, di manapun anda berada.
Hal ini dimungkinkan karena kemajuan teknologi sehingga memungkinkan orang yang tidak paham mengenai IT pun bisa menghadirkan hotspot area di tempat yang diinginkan.
Banyak sekali vendor yang telah menyediakan WIreless Router / WIreless Access Point yang mana hanya perlu sedikit melakukan konfigurasi pada WIreless Device.
Hanya tinggal menyalakan Power dari Wireless Device, sambungkan ke modem/ switch yang ada, langsung HotSpot area telah tersedia dan dapat digunakan.
Namun ada juga alat yang perlu di konfigurasi terlebih dahulu. Namun tentunya pihak vendor telah memberikan banyak kemudahan untuk user dalam menghadirkan HotSpot are.
Yang dibutuhkan di suatu tempat untuk menghadirkan HotSpot adalah sbb:
1. Akses Internet
Anda dapat berlangganan dengan ISP manapun di daerah anda, baik dengan teknologi 3G, CDMA, EDVO, Wireless, Broadband, Kabel, dan Fiber Optik Connection.
2. Modem
Bila sudah terkoneksi ke internet pasti sudah ada modem untuk menghubungkan lokasi anda dengan lokasi ISP.
3. WIreless Router
Banyak tipe wireless Router yang dapat anda gunakan, Salah satunya Linksys WRT54-GL yang berbasiskan Linux.
4. Client WIreless
Misalnya Laptop anda, pada umumnya semua laptop sudah memiliki fasilitas Wireless.
Kemudian masing-masing HotSpot Area tentunya memiliki spesifikasi sistem keamanan yang berbeda-beda. Ada yang menggunakan Password key, misalnya menggunakan WEP, WPA, WPA-PSK, Radius, dan metoda enkripsi lain lain.
Metoda enkripsi ini akan kita bahas di kesempatan yang lain.
Nah tentunya semua sistem keamanan tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Salah satunya pada sistem kami menggunakan metoda keamanan Username dan Password untuk login.
Kelebihannya adalah saat user hendak mengkoneksikan laptopnya, user tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password, tentunya didapatkan dari anda pemilik hotspot, yang mana berupa voucher.
Dengan demikian HotSpot Area sebenarnya mudah pengoperasaiannya, hanya saja jangan sampai HotSpot area anda digunakan oleh pihak yang tidak berhak. Salah satu cara mengamankannya adalah dengan menggunakan sistem Security pada hotspot anda.
* Monalisa dilukis di atas kanvas kulit kayu menggunakan cat minyak dan berukuran 77 x 53 cm.
* Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah "nyonyaku". Sehingga judul lukisan artinya adalah Nyonya Lisa. Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa (dengan ‘n’ ganda).
* La Gioconda adalah bentuk feminin dari Giocondo. Kata giocondo dalam bahasa Italia artinya adalah "riang" dan la gioconda artinya adalah "wanita riang". Berkat senyum Mona Lisa yang misterius, frasa ini memiliki makna ganda. Begitu pula terjemahannya dalam bahasa Perancis; La Joconde.
* Nama Mona Lisa dan La Gioconda atau La Joconde menjadi judul lukisan yang diterima secara luas semenjak abad ke-19. Sebelumnya lukisan ini disebut dengan berbagai nama seperti "Wanita dari Firenze" atau "Seorang wanita bangsawan dengan kerudung tipis".
* Lisa del Giocondo (Lisa Gherardini) atau Monna Lisa lahir tahun 1479 dan berusia sekitar 24 tahun ketika Leonardo da Vinci melukisnya.
* Tahun 1625, seorang bangsawan Inggris, Duke of Buckingham mengajukan tawaran membeli lukisan Monalisa.
* Seniman terkenal Italia, Pablo Picasso sempat diinterogasi polisi Italia saat lukisan Monalisa hilang. Ini karena Picasso sebelumnya diketahui membeli beberapa arca curian dari Museum Louvre beberapa bulan sebelum Monalisa hilang.
* Tahun 1919, seniman aliran Dadais, Marcel Duchamp melukis parodi Monalisa bertajuk L.H.O.O.Q. Dalam lukisan ini Monalisa ditambahkan kumis dan jenggot. L.H.O.O.Q. menjadi sama tenarnya dengan Monalisa.
* La Gioconda, La Joconde, Lisa del Giocondo, florence La Joconde a le sourire (Monalisa masih tersenyum) adalah sebuah sandi rahasia saat Perang Dunia II untuk menandakan bahwa sejumlah barang seni koleksi Negara telah diamankan.
* Tahun 2000, Eric Harshbarger menyusun sketsa Monalisa menggunakan mainan Lego, sementara Karen Eland melukis Monalisa menggunakan bahan kopi.
* Lukisan Monalisa terkecil dibuat oleh Yves Gerard yang berukuran 9x13 milimeter. Sementara lukisan yang terbesar (Mega Mona) dibuat oleh Karen Savell yang berukuran 44x62 inci.
* Karakter Monalisa sempat muncul dalam serial kartun “Kura-kura Ninja” di episode 'Raphael Meets His Match'. Tiga anggota kura-kura Ninja: Raphael, Leonardo, dan Donatello membantu Monalisa mencari penjahat yang telah mengubahnya menjadi mutan Big Grin
* Tahun 2000 digelar sebuah pameran besar dengan tajuk Seratus Senyum Monalisa (The 100 Smiles of Mona Lisa) yang memamerkan beragam salinan lukisan Monalisa sejak abad ke-19.
* Sebelum berkunjung ke AS pada tahun 1962, Monalisa ditaksir untuk kepentingan asuransi dan nilainya adalah 100 juta dolar AS. Hingga saat ini Monalisa tidak diasuransikan karena sudah dianggap sebagai aset Negara oleh pemerintah Perancis.
* Sebuah tayangan dari National Geographic berjudul "Testing the Mona Lisa" mengungkap bahwa Monalisa ternyata sedang hamil saat dilukis.
* Tahun 2005, sejumlah peneliti dari Universitas Amsterdam mengungkap penelitian mereka tentang senyum Monalisa yaitu: 83% bahagia, 9% jijik, 6% takut, 2% marah, -1% netral, 0% terkejut.
* Januari 2010, Dr Vito Franco, profesor anatomi patologi dari Universitas Palermo berteori bahwa Monalisa saat dilukis pada 1503 mengalami kegemukan dan berkolesterol tinggi.
* Museum Vernon di AS mengklaim lukisan Monalisa mereka adalah lukisan asli. Monalisa versi Vernon memiliki subyek yang lebih muda dan lukisannya agak sedikit lebih lebar.
Terrafugia adalah mobil Terbang Pertama di dunia, itu yang di lancir dari webnya terbaru.Mobil terbang pertama dunia terrafugia ini mendapatkan lisensi terbang dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA).
Saat berada di jalan raya, kendaraan ini bisa dipacu dengan kecepatan standar. Saat menjadi mobil, kendaraan ajaib ini melipat sepasang sayapnya, sehingga tidak mengganggu pengendara lain dan bisa ngisi bensin seperti layaknya mobil biasa.
Saat berada di udara, kecepatannya bisa mencapai sekitar 115 meter perjam, dengan jarak tempuh mencapai sekitar 760 kilometer. Beban yang diangkut bisa mencapai 200 kilogram.
Hingga kini tercatat 70 orang sudah memesan kendaraan ini. Dengan merogoh kocek sekitar Rp 90 juta sebagai tanda jadi, pesawat sudah bisa dipesan. Rencananya, pesawat-mobil ini akan dilego Rp 1,76 miliar.hmm mahal juga ya…tapi sesuai deh dengan fungsinya kalau punya duit kita bisa menjadi orang pertama indonesia yang punya mobil terbang pertama dunia Terrafugia
Linux dan Free & Open Source Software(FOSS) atau perangkat lunak bebas dan terbuka teah terbukti dapat dapat dijadikan sarana dalam berbagai kegiatan hidup manusia. Selama empat tahun, InfiLinux telah menyajikan laporan kegiatan bisnis,pemerintahan,pendidikan,perorangan,dan lembaga swadaya masyarakat, yang berkaitan dengan Linux dan FOSS. Pelaku kehidupan dunia tekhnologi informasi ini juga beragam posisinya, mulai dari pengguna,pembuat program, penyedia jasa pendukung,penyelenggara pelatihan, dan sebagainya.
Dalam rubrik Bisnis edisi ini, kami menampilkan salah satu perusahaan di Indonesia yang menyediakan jasa pengembangan program berbasis Linux dan FOSS. CD edisi ini juga berisi FOSS dan salah satunya adalah kandidat rilis distro BlankOn Linux yang dikembangkan para pengguna Linux di Indonesia.
Lalu timbul pertanyaan, mengapa orang mau membuat program atau bekerja untuk FOSS? Bagaimana mendapatkan uang dengan program yang bebas dan terbuka kodenya? Meskipun tidak semua program di Linux itu bersifat free atau open source, dan itu sah-sah saja, namun banyak alasan mengapa orang membuat program dengan lisensi free atau open source. Banyak alasan, mengapa bekerja untuk FOSS.
Salah satu alasan utama, pekerja FOSS berharap orang lain mempelajari program atau hasil karyanya, lalu memberikan masukan untuk perbaikan atau mengembangkan lebih lanjut, dan seterusnya, sehingga akhirnya menjadi karya yang mendekati sempurna. Contoh-contoh karya besar itu adalah kernel Linux, server web Apache, server DNS Bind, server e-mail Postfix, desktop KDE dan GNOME, OpenOffice.org,serta dkumen dan fasilitas yang melengkapinya, dan lain-lain.
Alasan kedua,pekerja FOSS dapat banyak belajar dengan orang lain, sehingga keahliannya meningkat dan secara otomatis akan meningkat pula pengakuan yang diberikan masyarakat kepadanya. Senada dengan alasan pertama dan kedua diatas, banyak pula pekerja FOSS karena profesinya, atau dibayar karena bekerja diperusahaan pengembang FOSS seperti Red Hat, SUSE, dan Mandrake.
Alasan lainnya bersigat pribadi dan sangat kuat prinsipnya karena tidak mengaitkan dengan bisnis atau uang secara langsung. Ada pekerja atau relawan FOSS yang merasa senang karena dapat membantu orang lain. Dan terakhir ini bisa disebut idealis, yaitu ada pekerja FOSS yang memiliki keyakinan bahwa semua program dan dokumen akan bersifat bebas dan terbuka.
referensi : buku INFO LINUX 02/2005
Minggu, 17 April 2011
Kebudayaan yang Mudah dan tidak mudah Diterima Indonesia
seperti yang kita ketahui, budaya barat sudah sangat tidak sembunyi - sembunyi lagi dan pengaruh budaya barat itu sudah sangat parah untuk kelangsungan masa depan penerus bangsa indonesia kita ini. Bermula dari cara berpikir, gaya berpakaian, penampilan, sehingga kepada pada bentuk kesenian pun hampir semuanya berkiblat kepada budaya Barat. Hal ini terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari, media cetak maupun dalam program TV.
perkembangannya tidak hanya terjadi di kota - kota besar, namun telah merambah ke kota - kota kecil, bahkan ke desa - desa. tanpa di sadari, masyarakat telah memadukan budaya barat dengan budaya timur dalam aspek kehidupan mereka
ada beberapa faktor yang mempengaruhi kebudayan barat masuk di kalangan kita, yaitu faktor internal dan faktor eksternal
1. Faktor internalnya yaitu
Generasi muda memiliki semangat yang tinggi dalam aktivitas yang mereka gemari. Mereka memiliki energi yang besar, yang dicurahkannya pada bidang tertentu, ide-ide kreatif terus bermunculan dari pikiran mereka, walaupun pada sebagian remaja tidak terlihat hal ini. Selain potensi yang besar, generasi muda terutama remaja juga memiliki rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Untuk menuntaskan rasa ingin tahunya, mereka cenderung menggunakan metode coba-coba. Jika kurang berhati-hati, penggunaan metode ini sangat merugikan, karena yang di coba belum tentu sesuatu yang baik.
Hal ini juga terjadi pada saat budaya barat masuk kedalam kehidupan remaja. Sebagai sesuatu yang asing dan baru, budaya ini menarik perhatian mereka. Sebagai contoh, ketika berkembang system belajar yang menyenangkan atau disebut Quantum Learning, remaja cenderung mencoba hal tersebut. Namun hal ini tidak terbatas hanya pada budaya yang bersifat positif, tapi juga pada budaya negatif.
Misalnya, ketika berkembang budaya “clubbing” di kota-kota besar, sebagian besar remaja marasa tertarik untuk mencoba, sehingga ketika sudah merasakan kelebihannya, perbuatan itu terus dilakukan. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari peran keluarga dalam membimbing remaja dalam menjalani masa yang sangat sulit ini. peran keluarga ini akan dijelaskan pada subbab selanjutnya.
2. faktor eksternalnya yaitu
Dalam perkembangannya, budaya barat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal, faktor eksternalnya antara lain keluarga, lingkungan, pergaulan, perkembangan teknologi, dan media massa, berikut penjabarannya.
A. Keluarga
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keluarga berperan penting dalam membimbing remaja untuk menentukan yang baik atau tidak untuk dilakukan. Orang tua memegang peranan utama didalam sebuah keluarga. Segala tindakanya akan berpengaruh besar terhadap perkembangan fisik dan psikis anak. Remaja dengan orang tua yang memperhatikan mereka cenderung dapat memilah budaya barat yang berdampak positif atau negatif bagi mereka. Namun juga terdapat sebagian remaja yang bersal dari keluarga yang baik dan harmonis terjebak dalam gaya hidup yang salah. Hal ini dipengaruhi faktor-faktor lainnya.
B. Kondisi Lingkungan
Lingkungan turut mempengaruhi budaya barat. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, budaya ini cenderung berkembang pesat di kota-kota besar. Kondisi kota besar yang cepat mendapatka informasi baru, menyebabkan masyarakatnya lebih mudah terpengaruh. Ditambah dengan sistem hidup yang terbuka terhadap budaya asing. Namun saat ini, kondisi kota kecil dan perdesaan yang semakin maju memudahkan masuknya informasi-informasi baru. Budaya barat telah teradaptasi sedikit demi sedikit oleh masyarakatnya.
C. Pergaulan
Faktor yang paling mempengaruhi remaja dalam mengadaptasi budaya barat ialah teman pergaulan. Teman pergaulan ini biasanya merupakan teman sebaya. Bagi sebagian besar remaja, teman memiliki posisi yang lebih penting daripada orang tua. Teman merupakan tempat berbagi kesedihan dan kebahagiaan, tempat mencurahkan rahasia-rahasia dalam dirinya. Oleh karena itu, munculah suatu ikatan ketergantungan dengan teman.
Apabila teman-temannya mengajak kepada sesuatu yang baru, rasa keterikatan itu menghalangi remaja untuk menolak. Jika teman pergaulannya dapat memilah budaya yang baik untuk diadaptasi, hal ini akan menguntungkan diri mereka. Namun, jika teman pergaulannya tidak dapat bersikap bijak, remaja akan terbawa pada sesuatu yang negatif.
D. Perkembangan Teknologi dan Media Massa
Perkembangan teknologi yang tidak pernah berhenti, memudahkan remaja dalam mengadaptasi budaya asing. Seperti pada penggunaan Internet, budaya yang berkembang di negara-negara barat dapat dengan cepat diketahui dan diserap oleh remaja. Begitu juga dengan perkembangan media massa. Televisi sebagai media penyampai pesan audio dan visual sering menampilkan tayangan yang telah mencampurkan budaya timur dan barat. Bahkan dalam sebagian tayangan, budaya timur telah hilang.
Tidak cukup hanya dengan media elektronik, media cetak pun turut mempropagandakan gaya hidu barat. Majalah dan tabloid remaja yang mendominasi di Indonesia sarat dengan nilai-nilai asing, juga perkembangan yang terjadi di luar negri.
Seorang peneliti bernama Dawyer Menyimpulkan, sebagai media visual, TV mampu merebut 94 % saluran masuknya pesan dan informasi kedalam jiwa manusia. TV mampu membuat orang pada umumnya mengingat 50 % dari yang mereka lihat dan dengar di TV, walaupun hanya sekali ditayangkan. Atau, secara umum orang akan mengingat 85 % dari yang mereka lihat di TV setelah 3 jam kemudian, da 65 % setelah 3 hari kemudian ( Solihin, 2003 : 136 ). Hal ini akan sangat memudahkan remaja, yang dayaingatnya masih kuat, untuk mengadaptasi budaya barat.